Wisuda Akhirnya

beberapa minggu yang lalu saya wisuda, setelah 8 tahun kuliah di dua kampus yang berbeda akhirnya sayapun sarjana, ketika sarjana tidurpun menjadi pules, bangun tidurpun tanpa beban, rasanya membahagiakan tapi percayalah itu fana. karena setelah itu pusing tujuh keliling mikir karir.

saya mau bercerita tentang kuliah saya yang lama, kadang duka, kadang suka, kadang wedus (itu .. kandang luk). tapi banyak dukanya. saya kuliah lama penyebab kuliah lama salah satunya adalah karena saya mulai mencintai seseorang wanita, wanita kaya raya banyak harta terlebih lagi janda, cantiknya seperti yuni sara   , saya menjalani kehidupan yang jauh dari konsep hemat, karena cewek saya orang jakarta, sehingga saya selalu bertemu dengan dia di ibukota, belum lagi jika dia ngajak main kemana gitu, kalau main nggak tanggung-tanggung, katanya si dia mempertahankan budaye betawi, salah satunya mengimplementasikan lagunya adi bing slamet “malem minggu…., aye pergi…. ke tiongkok” wah jauh banget gila.

dan yang lebih menyedihkan lagi nilai saya itu tidak bagus, saya mulai berfikir, berfikir dan berfikir kembali, menelaah kembali apa pasal nilai saya kok buruk, padahal diawal semester saya bagus, dan saya mengambil kesimpulan bahwa nilai saya baik dan buruknya tergantung dari tingkat kesolehan, atau tingkat amal dan perbuatan saya di semester tersebut, pas semester pertengahan memang tingkat kesolehan saya menurun. yang tadinya saya sering sodakoh di semester tersebut saja jarang, yang tadinya saya sering berbuat kebajikan di semester tersebut tidak, yang tadinya saya sering naik haji ke mekkah, sekarang malah saya sering naik haji ke vietnam.

saya kuliah lama juga karena saya sering menjadi aktifis ya, saya sering menanyakan kredibilitas anggota DPR, kemudian mereka juga menanyakan kredibilitas perkuliahan saya, saya juga sering menanyakan kebijakan kampus, menanyakan password wifi kampus, menanyakan kenapa tahu bulat hanya digoreng dimobil, macam macam.

saya juga selain menjadi aktifis saya juga sibuk mengikuti pelatihan kewirausahaan, pelatihan kepemimpinan, dan hal yang saya sukai adalah pelatihan menjadi shaulin. ah hidup ini memang…

kampus saya jauh dari tempat tinggal saya, memiliki dua cuaca yang berbeda, tempat tinggal saya panas dan kampus saya dingin karena berada di lereng bukit, kadang saya jengkel karena jauh jauh berangkat kuliah eh ternyata kuliahnya kosong, karena sering kosong akhirnya saya pun balas dendam ketika kampus ada perkuliahan saya nggak berangkat, biar bangku saya kosong… mampus!!!, dan hasilnya luar biasa.. nilai saja jelek. saya pun merasa dicurangi akhirnya saya nekad berdemo ke kampus dan saya bilang

“hai pak kampus.. kenapa matakuliahnya sering kosong, ini nggak adil buat kami!!, kalau terus kosong begini diganti saja mata kuliah KOSONG”

wah ternya demo saya berhasil, besoknya di jadwal ada mata kuliah judulnya mata kuliah kosong, pas dilihat dosenya tom sam cong, wah ini kan nyebelin karena tom sam cong memiliki prinsip, kosong adalah isi, isi adalah kosong. wah sulit…
akhirnya saya masuk ke kelas kosong eh ada juga tom sam cong memberikan kontrak perkuliahan
25 % Tugas mencari kitab suci kebarat, 25 % Ujian shaulin, 50 % kosong.
wah… berat menghadapi kuliah dikampus saya ini.

tapi akhirnya saya wisuda, wisudanya pun berbeda dengan kampus kampus lain, kalau kampus lain ketika prosesi wisuda kan tali toganya di geser dari kiri ke kanan. tapi kalau kampus saya tali toganya di geser ke kiri kemudian ke kanan, ke kiri lagi kenanan lagi sampai 7 kali, akhirnya saya tertidur… ternyata dosen saya seorang mentalis yang sedang menghipnotis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s