Ketapang ~ Mencintaimu itu menyenangkan

aku tengah berbaring menatap pohon ketapang di sekitar garuda wisnu kencana, pikiranku melayang akan sosokmu yang semakin sulit aku dapatkan.
aku senang kamu bisa kembali kesebuah kehidupan dan menjalaninya dengan sangat ceria. mungkin hanya aku yang menjadi penganggu disela sela waktumu, menjadi seorang yang annoying. keisenganku yang sering membuat kamu marah, keterlaluan katamu.aku melakukan itu semua sebenarnya untuk mendapatkan perhatianmu.

DSC01045

ah..waktu semakin sore, musik tradisional masih terdengar mengalun lirih tertahan oleh batu besar yang menjulang tinggi di gwk. suara itu semakin membawa ingatanku pada suatu malam dimana kamu menari dengan kaku disebuah acara apresiasi peserta duta wisata.
yah. itu kamu.. seorang cwe yang dulu sakit sakitan, berjuang begitu lamanya malawan rasa sakit, dan kamu tengah menari kaku dengan senyum yang mengangkat sedikit pipimu yang tembem.
aku tau banget kalo kamu tak pernah mengikuti kelas tari, kamu terlalu sibuk dengan apa yang kamu suka “mod modan”.

di acara itu  aku sempet ngobrol dengan ayahmu, dia menceritakan bahwa kemarin ada cwo yang bawa kamu keluar dari pagi sampai malam, hahaha itu aku.
ayahmu ternyata cerewet. ya tentunya tak lebih cerewet dari diriku. aku tekadang sampai mengalihkan pembicaraan ketika dia mulai membahasmu. bukan apa apa.. aku tak ingin terlibat terlalu jauh mengenalmu karena aku masih dalam keadaan sadar mencintaimu, kamu masih menanti seseorang dan aku hanya orang yang terlalu berharap.
antara senang dan sedih ketika mendengar kamu menjadi pemenang duwis, senang karena kamu mewujudkan apa yang kamu inginkan dengan sebuah kerja keras, sedih karena untuk mendapatkanmu sungguh berat.

hari ini tujuh belas oktober dua ribu lima belas, aku duduk bersamamu di sebuah tempat makan kekinian, sudah dua kali ketempat itu, dan kita masih menjadi meja dengan suara gaduh.
“lut.. aku kan kesenangan kamu”, sebuah kata yang kamu ucapkan yang  mengingat kan ku  pernah mengatakan kepadamu “mencintaimu itu menyenangkan”.

masih buntu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s