nyetrika sempak

gue adalah salah satu dari sekian puluh pemalas di negeri ini, ya gue rasa sekarang indonesia jarang lah ada pemalas.. ya anggap saja seperti itu, itu adalah sebuah harapan hoho…

ciri-ciri pemalas adalah mencuci pakaian di hari libur, jadi dari hari senin sampai hari sabtu itu tidak ada jadwal untuk mencuci, yang ada ya kamu tahu sendiri pakaian kotor bertebaran dimana-mana, kebiasaan ini memang sulit untuk dirubah, kecuali pemerintah menghimbau kepada pemalas melalui keputusan president yang di tandatangani oleh menteri lingkungan hidup, bahwa setiap jomblo dan pemalas wajib mencuci setiap hari. dan ini memang nggak penting untuk dibahas.

yang kedua adalah mendadak mencuci tapi bukan dihari libur dan hanya 1 potong pakaian yang akan dipakai esok harinya, terkadang bukan hari sebelumnya tapi beberapa jam sebelumnya.

yang ketiga, masih ada sangkut pautnya dengan statement kedua bahwa pemalas selalu mendadak mencuci tak terkecuali untuk menyetrika, pasti inipun mendadak, biasanya 1 jam sebelum berangkat sekolah atau berangkat kantor, dan ingat walaupun ada beberapa pakaian yang belum disetrika tapi pemalas hanya menyetrika baju yang akan dia kenakan.

yang keempat, adalah gabungan dari menyetrika dadakan dan mencuci dadakan, yang sering disini adalah mencuci sempak,
pemalas itu malas benget untuk mencuci sempak, mereka lebih sering menunda yang berimbas pada semua pekerjaan yang ditunda, nunda skripsi, nunda menikah.

menunda mencuci sempak, berbanding lurus dengan beberapa kegiatan penting. oke sampai disini salam tuperunder-ware

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s