0

Damm !! I love kuliah II

hari ini gue gagal presentasi,

gue punya produk, tapi tak bisa menjelaskan apa maksud dari grafik produk yang terpampang pada screen,

sungguh perbuatan bodoh, presentasi yang tergesa-gesa.

sampai sekarang gue merasa sangat bodoh, memang sejatinya gue bodoh. ya sudahlah… pasrah. memang saya ini bodoh.

0

Akan Lebih Sakit

tadi malam ada yang PM(Private Message/inbox).
gua bahagia??…………….. banget,
ya seneng,karena gue jarang dapet pm, dan yang lebih greget lagi yang pm kali ini adalah mantan.

Jadi bener-bener sulit move on nih,
yang dapat gue lakukan hanya bersukur di datangi seseorang yang dulu pernah menerima bertubi-tubi kasih sayang, karena saking overnya kita pun berpisah.

disaat seperti ini gue seperti dapet air segar di tengah gurun pasir yang panas dan gersang, begitu segar menyegarkan. gue pun sholat isya dengan sangat tenang.
memang menyenangkan bila bertemu seorang cwe yang dapat mendekatkan diri pada sang penyayang (arr-rahhim)

gue masih berharap untuk kembali,
tapi gue tersadar ketika mengingat “gue bukan siapa siapa?, apa yang aku punya?, prestasi apa yang membanggakan”.

sebenarnya gue sudah bias move on, melupakanya, tidak membuka album foto, tidak mengingat kenangan pait bersama, ah tapi pesan tadi malam membuat gue mengingatkan gue kembali, dan gue yakin ini akan lebih sakit dari biasaya, ketika melihat dia akan bertunangan dan sebentar lagi ke pelaminan.

sedangkan gue masih lumpuh dalam pencapaian hidup yang lebih baik,

0

#DammILoveKuliah 1

Selamat pagi,

hari gue lagi riset sana sini, memusingkan memang karena gue lemah pada itung itungan, untung ada program matlab, terima kasih matlab. #halah.

IPK gue jelek, ini yang terkadang membuat gue merasa tidak seberuntung mereka yang punya IPK bagus,
rasanya memang mempunyai beban tersendiri bila melihat rekapitulasi nilai, seperti ada beban berat yang harus dipikul. terkadang ini menjadi sebuah tolak ukur, misalnya gue sedang punya masalah yang pelik, kemudian untuk mengekraksi(1), permasalahan tersebut dengan melihat rekapitulasi nilai.
jadi hasilnya permasalahan yang tadi pelik akan lebih terasa ringan, yang paling berat di hidup gue adalah menaikan nilai diperkuliahan.

gue sangat iri dengan mereka yang bisa kuliah di jalur beasiswa, mereka tinggal kuliah, kuliah dan kuliah, tidak memikirkan biaya kuliah, gue lama kuliah juga karena mengambil sedikit SKS, ya karena gue mampunya bayar segitu.
pernah gue dulu mengambil banyak sks tetapi pas ujian gue nggak bisa mbayar, yang pada akhirnya gue harus cuti satu semester.

gue kepikiran banget, ketika pada masanya gue selesai kuliah dengan keadaan bingung karena gue nggak punya skill yang keren. tapi itu tidak akan mungkin terjadi, gue yakin gue nggak akan seperti itu.

 

 

(1) bahasa orang penelitian

0

Kemarin Sore

Hanya ada 2ribu rupiah yang tersisa di kantong gue, itupun tadi pagi tertinggal di saku celana jeans yang tergeletak pada sandaran kursi kamar.

untuk membeli bensinpun harus meminta kepada nyokap tadi pagi, uang 10ribu yang harus gue minta, sebenarnya nggak tega untuk meminta  tapi apa adanya kantong gua kering kerontang. ada perasaan pekewuh(baca :tidak enak) diusiaku sekarang masih meminta kepada orang tua.
benar benar uang 10ribu yang membuat gue ingin menangis, tapi malu.

sebenarnya gue enggan pulang kemarin malam, mengingat tak ada sepeserpun uang yang tersisa dan juga tugas kuliah sudah mulaih menumpuk, terlebih lagi gue harus mengasah skill, skill yang dapat membantu gue dalam menyelesaikan skripsi.

gue masih berdiam ditempat kerja waktu itu, terjebak hujan,  ada rasa ingin pulang yang tertahan karena tugas yang menumpuk, mungkin jika gue sedikit rajin dan sedikit pintar tugas bisa dilaksanakan cepat.
gue memilih untuk berdiam ditempat kerja sampai esok hari, tetapi gue teringat akan pakaian yang harus gue kenakan besok dan itu masih tertinggal dirumah,

jadi gue putuskan untuk pulang mengendarai sepeda motor, indikator Premium membuat gue sedikit tersenyum,